Sabtu, 27 Februari 2010

DengaRkanlah aDzan beRkumandang ...!


Bismillahirahmanirahim,
Assalamualaikum wr wb

Teman-teman ku yang dirahmati ALLAH SWT, Mengapa lidah kelu disaat kematian? tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati.

Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal)
tidak dapat berkata apa-apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'. Diriwayatkan sebuah hadist yg bermaksud:
"Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika adzan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya." Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa adzan berkumandang.

Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati adzan. Banyak fadhilatnya.
Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan mendiamkan diri. Mengapa ketika adzan kita tidak boleh mendiamkan diri?Lantas siapa yang berkata-kata
ketika adzan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimat "Laillahaillallah.." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimat ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izin Nya menjanjikan surga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati adzan dan mohon kepada Allah supaya
lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut.

"Ya Allah! Anugerah kanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimat "Laillahaillallah.." semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin..amin..amin Yarobbal a'lamin.."

Uang Rp 50.000 atau S$50 kelihatan begitu besar ketika kita membawanya ke kotak derma masjid, tetapi terasa begitu kecil bila kita gunakan di supermarket. 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki surga tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.

Kita mengirimkan ribuan jokes dan surat berantai melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali.jadi tidak ada ruginya bila kalian juga ikut menyebarluaskan hal yg diatas..

Semoga bermanfaat, amin !

Wassalamualaikum Wr Wb
Continue Reading...

Jumat, 19 Februari 2010

fiLosofi KehiDupan bagai aiR yang mengaliR


Air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk ciptaan Allah. .
Dia hidup dimana semua makhluk membutuhkannya.
Dia hidup tenang mengalir tanpa henti ketempat yang lebih rendah. .
semua orang mencarinya demi kehidupannya.
namun jika dia disia-siakan dia akan pasti marah. .

Seharusnya kita hidup bagaikan air yang mengalir tenang. Hadapi semua masalah kita seperti kehidupannya air, dia mengalir tenang dan selalu mencari cela-cela dari benda yang menghalangi ia berjalan. Seperti itulah dia hidup.
Ibaratnya kita yang sedang dalam cobaan hidup yang berat, bersikaplah seperti air, selalu mencari-cari dimana letak kekurangan seseorang yang sedang bermasalah dengan kita. Menghadapi suatu masalah jangan bersikap sepri batu yang keras karena sesesuatu yang keras apabila sama-sama di benturkan mereka akan pecah. Dan percayalah "sekeras-kerasnya batu jika disiram dengan air, dia pasti akan lapuk juga".
Continue Reading...

Jumat, 05 Februari 2010

hanYa sebuAh lantaRan sebuaH sikaP yang daPat berSahabat


Seorang siswa SMP laki-laki sedang berjalan-jalan sore benama mark. namun ia tak sengaja menabrak seorang anak laki-laki yang sedang membawa banyak barang, diantarnya adalah buku-buku,tongkat baseball,dan sebagian barang-barang pripadi lainya. anak itu bernama Bill. Mark membantu membereskan semua barang-barangnya yang berjatuhan. ketiak itu Bill mengajak Mark untuk sejenak mampir kerumahnya untuk sekedar minum teh. sejak saat itu,Setiap hari mereka banyak menghabiskan waktu bersama. Hingga akhirnya mereka sampai lulus perguruan tinggi, dan ketika mereka mengikuti acara wisuda, tiba-tiba Bill berkata pada mark, "kau ingat Mark waktu kita pertama kali bertemu, apakah di benakmu berpikir maengapa aku membawa banyak barang?" Mark hanya terdiam memikirkan sejenak apa yang di katakan sahabatnya itu. Bill kembali berkata "aku waktu itu membereskan semua barang-barang di laci mejaku, karena sebelum aku meninggalkan dunia ini, aku tak mau menyusahkan orang-orang sekitarku. Aku pulang ke rumah yang akan bunuh diri karena sebuah masalah yang menyusahkan hidupku. namun aku bertemu dangan kau, membuat aku mengurungkan niatku, jika aku tetap akan bunuh diri maka tak akan aku temukan duniaku dengan kau, secar tidak langsung kau telah menyelamatkan satu nyawa." Mark hanya tersenyum mendengar ucapan sahabatnya itu.

Dari ilustrasi tersebut kita bisa tahu bahwa hanya sebuah sikap kita yang sekedar menolong orang, ternyata sangat berarti untuk nyawa seseorang. .
Continue Reading...
 

cHubbY aRea Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon